SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA
1. Pengertian Pernapasan
Pernapasan adalah proses menghirup
oksigen (O₂) dan mengeluarkan karbon dioksida (CO₂) melalui organ pernapasan.
Oksigen diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi melalui proses oksidasi zat
makanan di dalam sel. Energi yang dihasilkan digunakan untuk berbagai aktivitas
tubuh.
2. Organ-organ Pernapasan dan Fungsinya
![]() |
Sistem Pernapasan Manusia (Foto dok: homecare24.com) |
1. Hidung:
- Menyaring udara dengan rambut hidung dan lendir.
- Menghangatkan udara dengan pembuluh darah di dalamnya.
- Melembabkan udara agar tidak terlalu kering.
- Mengandung sel penciuman untuk mendeteksi bau.
2. Faring (Tenggorokan):
- Saluran penghubung antara rongga hidung dan laring.
- Mengarahkan udara ke trakea.
- Berperan dalam sistem pencernaan dan pernapasan.
3. Laring (Kotak Suara):
- Mengandung pita suara yang berfungsi dalam produksi
suara.
- Memiliki epiglotis yang mencegah makanan masuk ke
saluran pernapasan.
- Melindungi saluran pernapasan dari benda asing.
4. Trakea (Batang Tenggorokan):
- Saluran udara yang menghubungkan laring dengan
bronkus.
- Memiliki cincin tulang rawan untuk menjaga bentuknya.
- Dilapisi silia dan lendir untuk menangkap debu dan
partikel asing.
5. Bronkus:
- Cabang trakea yang menuju ke paru-paru kiri dan kanan.
- Berfungsi mengarahkan udara ke dalam paru-paru.
6. Bronkiolus:
- Percabangan lebih kecil dari bronkus.
- Mengantarkan udara ke alveolus.
7. Alveolus:
- Kantung udara tempat pertukaran gas antara oksigen dan
karbon dioksida.
- Dikelilingi oleh pembuluh kapiler darah.
- Memiliki dinding tipis untuk mempermudah difusi gas.
8. Paru-paru:
- Organ utama sistem pernapasan.
- Terdiri dari paru-paru kanan (3 lobus) dan paru-paru
kiri (2 lobus).
- Melindungi alveolus agar dapat bekerja dengan optimal.
3. Mekanisme Pernapasan
Pernapasan terdiri dari dua proses:
- Pernapasan Eksternal:
- Pertukaran udara antara lingkungan dan paru-paru.
- Udara masuk saat diafragma berkontraksi dan rongga
dada membesar.
- Udara keluar saat diafragma relaksasi dan rongga dada
mengecil.
- Pernapasan Internal:
- Pertukaran gas antara darah dan sel tubuh.
- Oksigen dari darah masuk ke sel tubuh, sementara
karbon dioksida dikeluarkan ke darah.
Pernapasan juga dibagi menjadi:
- Pernapasan Dada:
Menggunakan otot antar tulang rusuk untuk menarik dan menghembuskan udara.
- Pernapasan Perut:
Menggunakan diafragma untuk mengatur aliran udara.
4. Jenis-jenis Pernapasan
- Pernapasan Aerob:
- Menggunakan oksigen dalam proses metabolisme.
- Menghasilkan energi lebih banyak.
- Contoh: manusia dan sebagian besar hewan.
- Pernapasan Anaerob:
- Tidak memerlukan oksigen.
- Menghasilkan energi lebih sedikit dan menghasilkan
asam laktat.
- Terjadi saat aktivitas berat yang menyebabkan
kelelahan otot.
5. Gangguan pada Sistem Pernapasan
- Asma:
- Penyempitan saluran pernapasan akibat alergi atau
faktor lain.
- Gejala: sesak napas, batuk, dan napas berbunyi
(mengi).
- Bronkitis:
- Peradangan pada bronkus akibat infeksi bakteri atau
virus.
- Gejala: batuk berdahak, sesak napas, dan demam.
- Pneumonia:
- Infeksi pada alveolus yang menyebabkan peradangan dan
penumpukan cairan.
- Gejala: batuk, demam tinggi, nyeri dada, dan sesak
napas.
- TBC (Tuberkulosis):
- Infeksi paru-paru akibat bakteri Mycobacterium
tuberculosis.
- Gejala: batuk lebih dari 3 minggu, batuk berdarah,
keringat malam, dan berat badan menurun.
- Influenza:
- Infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan atas.
- Gejala: demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan
lemas.
- Emfisema:
- Kerusakan pada alveolus akibat merokok atau polusi
udara.
- Gejala: sesak napas berkepanjangan.
- Kanker Paru-paru:
- Penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel tidak
normal di paru-paru.
- Faktor risiko utama adalah merokok dan paparan zat
berbahaya.
- Sinusitis:
- Peradangan pada rongga sinus akibat infeksi bakteri
atau virus.
- Gejala: hidung tersumbat, nyeri wajah, dan sakit
kepala.
- Laringitis:
- Peradangan pada laring yang menyebabkan suara serak
atau hilang.
- Gejala: sakit tenggorokan, batuk kering, dan suara
lemah.
6. Cara Menjaga Kesehatan Pernapasan
- Menghindari asap rokok dan polusi udara.
- Rajin berolahraga untuk meningkatkan kapasitas paru-paru.
- Mengonsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayur.
- Menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi paparan
debu dan kotoran.
- Menggunakan masker di lingkungan berdebu atau saat
polusi tinggi.
- Minum cukup air agar lendir dalam saluran pernapasan
tetap lembab.
- Vaksinasi untuk mencegah infeksi pernapasan seperti
pneumonia dan influenza.
- Menghindari tempat yang berdebu atau memiliki kadar
polusi tinggi.
- Memastikan ventilasi ruangan cukup agar udara segar bisa masuk.
SISTEM PERNAPASAN PADA HEWAN
Hewan memiliki sistem pernapasan yang berbeda-beda sesuai dengan habitatnya.
1. Hewan yang Bernapas dengan Paru-paru:
o Contoh: Mamalia (manusia, kucing, anjing), burung, dan reptil.
o Udara masuk melalui hidung/mulut, melewati trakea, bronkus, dan menuju paru-paru.
2. Hewan yang Bernapas dengan Insang:
o Contoh: Ikan, amfibi muda (berudu), dan beberapa jenis moluska.
o Insang mengambil oksigen dari air dan melepaskan karbon dioksida.
3. Hewan yang Bernapas dengan Trakea:
o Contoh: Serangga (belalang, lebah, dan kupu-kupu).
o Udara masuk melalui lubang kecil (spirakel) yang terhubung ke sistem trakea.
4. Hewan yang Bernapas dengan Kulit:
o Contoh: Cacing tanah dan amfibi (katak dewasa).
o Oksigen berdifusi langsung melalui kulit yang lembap.
5. Hewan yang Bernapas dengan Paru-paru dan Kulit:
o Contoh: Katak dewasa.
o Menggunakan paru-paru saat di darat dan kulit saat di air.
Tumbuhan juga melakukan pernapasan untuk memperoleh energi. Proses ini disebut respirasi seluler, yang berlangsung di seluruh bagian tumbuhan.
1. Stomata (Mulut Daun):
o Berada di permukaan daun.
o Berfungsi untuk pertukaran gas.
2. Lentisel:
o Lubang kecil di batang tumbuhan kayu.
o Memungkinkan pertukaran gas di batang.
3. Rambut Akar:
o Berperan dalam penyerapan oksigen dari tanah.
· Siang hari:
o Tumbuhan melakukan fotosintesis dan respirasi.
o Mengambil CO₂ dan menghasilkan O₂ sebagai hasil fotosintesis.
· Malam hari:
o Fotosintesis tidak terjadi karena tidak ada cahaya.
o Tumbuhan hanya melakukan respirasi, mengambil O₂ dan melepaskan CO₂.
1. Hewan yang Bernapas dengan Paru-paru:
o Contoh: Mamalia (manusia, kucing, anjing), burung, dan reptil.
o Udara masuk melalui hidung/mulut, melewati trakea, bronkus, dan menuju paru-paru.
2. Hewan yang Bernapas dengan Insang:
o Contoh: Ikan, amfibi muda (berudu), dan beberapa jenis moluska.
o Insang mengambil oksigen dari air dan melepaskan karbon dioksida.
3. Hewan yang Bernapas dengan Trakea:
o Contoh: Serangga (belalang, lebah, dan kupu-kupu).
o Udara masuk melalui lubang kecil (spirakel) yang terhubung ke sistem trakea.
4. Hewan yang Bernapas dengan Kulit:
o Contoh: Cacing tanah dan amfibi (katak dewasa).
o Oksigen berdifusi langsung melalui kulit yang lembap.
5. Hewan yang Bernapas dengan Paru-paru dan Kulit:
o Contoh: Katak dewasa.
o Menggunakan paru-paru saat di darat dan kulit saat di air.
SISTEM PERNAPASAN PADA TUMBUHAN
Tumbuhan juga melakukan pernapasan untuk memperoleh energi. Proses ini disebut respirasi seluler, yang berlangsung di seluruh bagian tumbuhan.
1. Organ Pernapasan Tumbuhan
1. Stomata (Mulut Daun):
o Berada di permukaan daun.
o Berfungsi untuk pertukaran gas.
2. Lentisel:
o Lubang kecil di batang tumbuhan kayu.
o Memungkinkan pertukaran gas di batang.
3. Rambut Akar:
o Berperan dalam penyerapan oksigen dari tanah.
2. Mekanisme Pernapasan Tumbuhan
![]() |
Perbedaan Mekanisme Pernapasan Tumbuhan pada Siang dan Malam Hari (Foto dok: materisekolah.github.io) |
· Siang hari:
o Tumbuhan melakukan fotosintesis dan respirasi.
o Mengambil CO₂ dan menghasilkan O₂ sebagai hasil fotosintesis.
· Malam hari:
o Fotosintesis tidak terjadi karena tidak ada cahaya.
o Tumbuhan hanya melakukan respirasi, mengambil O₂ dan melepaskan CO₂.
3. Persamaan dan Perbedaan Pernapasan Manusia, Hewan, dan Tumbuhan
Aspek |
Manusia |
Hewan |
Tumbuhan |
Organ Pernapasan |
Paru-paru, hidung, trakea, bronkus,
alveolus |
Paru-paru, insang, trakea, kulit |
Stomata, lentisel, rambut akar |
Gas yang Dihirup |
O₂ (oksigen) |
O₂ atau gas dari lingkungan |
O₂ saat respirasi, CO₂ saat
fotosintesis |
Gas yang Dikeluarkan |
CO₂ (karbon dioksida) |
CO₂ atau sisa gas lain |
CO₂ saat respirasi, O₂ saat
fotosintesis |
4. Kesimpulan
- Manusia dan sebagian besar hewan bernapas menggunakan paru-paru.
- Hewan lain memiliki sistem pernapasan berbeda sesuai habitatnya.
- Tumbuhan melakukan respirasi menggunakan stomata, lentisel, dan akar.
- Semua makhluk hidup membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi.
Posting Komentar